12+ Tips Mendaki Gunung untuk pemula


Seingat saya aktivitas mendaki gunung menjadi tren dan populer, semenjak film 5 cm ditayangkan. Orang-orang mulai menggeluti aktivitas ini. 

Dari yang awalnya tidak tertarik, malah bernafsu sekali untuk mencoba naik gunung. Maka tidak heran, tren ini menimbulkan banyak pemberitaan kecelakaan di gunung karena yang mendaki belum akrab dengan aktivitas ini. 

Kebanyakan para pendaki baru tertarik mencoba mendaki gunung karena alasan ingin mencoba tantangan baru atau sekedar ingin mendapatkan foto untuk dipamerkan di instagram.

Pada postingan ini saya sendiri tidak ada maksud menggurui atau merasa paling berpengalaman dalam hal mendaki gunung. 

Disini, saya hanya akan berbagi atau sharing tips sesuai pengalaman yang pernah saya lakukan saat mendaki gunung.

Cerita di Gunung

Jika kamu tertarik dengan cerita-cerita di gunung, kamu bisa membaca daftar cerita saya di gunung di bawah ini:

Saat mendaki gunung, tidak sedikit pendaki yang tidak sampai pada puncak (tidak sampai tujuan). 

Saya berpikir hal itu terjadi mungkin karena kurangnya persiapan. 

Tentunya, kamu tidak mau sudah susah mempersiapkan segala hal untuk melakukan pendakian dan sudah punyak ekspetasi foto yang keren, tetapi malah gagal tidak sesuai rencana atau harapan. 

Untuk itu, disini saya berbagi beberapa hal terkait mendaki gunung seperti apa alasan mendaki gunung, hal yang harus diketahui sebelum mendaki gunung dan yang utama adalah apa saja tips mendaki gunung.

Selamat menyimak.

Pendakian Gunung Merapi
Pendakian Gunung Merapi

12 Alasan Mendaki Gunung – Mengapa Mendaki Gunung?

1. Menjaga fisik

Saat mendaki gunung tentu kamu akan banyak menggerakkan tubuh. Selama proses pendakian, fisik mu akan kembali fungsinya. 

Terlebih jika kamu seorang pekerja kantoran yang sehari-harinya duduk di depan komputer (jarang gerak).

2. Menikmati udara pegunungan

Udara di daerah gunung itu pasti segar, sejuk dan bersih. Jauh dari namanya polusi. 

Menghirup udara bersih langsung di alam akan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan akan memberikan kamu relaksasi tersendiri.

3. Meninggalkan gadget & berinteraksi secara nyata

Aktivitas/kegiatan di gunung jarang yang memerlukan gadget. Kebanyakan orang akan meninggalkan gadget mereka karena takjub dengan keindahan alam dan seru bercerita dengan teman pendakian. 

Selain itu, tak jarang di gunung sinyal gadget susah untuk didapatkan sehingga orang/pendaki lebih memiih untuk meninggalkan gadget dan berinteraksi atau mengobrol langsung dengan para pendaki lainnya.

4. Menikmati pemandangan alam

Setiap gunung pastilah menyajikan pemandangan alam yang indah luar biasa. 

Walaupun kamu sudah sering naik gunung, pastilah akan rindu untuk mendaki lagi karena teringat dengan pemandangan yang diberikan. 

Sesaat sampai di puncak atau di spot-spot pemandangan tertentu, kamu akan merasakan betapa nikmatnya bersyukur karena sedang menikmati pemandangan alam ini.

5. Melatih mental untuk fokus & gigih

Walaupun mendaki gunung itu terlihat seru dan menyenangkan di foto-foto instagram, bukan berarti tanpa resiko. 

Saat mendaki gunung, sangat disarankan untuk selalu fokus dan tentunya gigih (tidak loyo) agar tidak terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses pendakian.

6. Belajar memaknai & menikmati proses

Jika kamu sedang kurang motivasi/kurang bersyukur/merasa hidup membosankan, mungkin mendaki gunung adalah jawabanya. 

Saat proses pendakian gunung, kamu akan menemui berbagai macam medan alam. 

Jalanan yang mendaki, terjal, lumpur, turun hujan saat pendakian atau kelelahan, mungkin semua hal itu nantinya akan memberikan mu pelajaran tentang memaknai dan menikmati proses dalam hidup.

7. Belajar menghargai diri sendiri & tidak sombong

Merasa hidup biasa saja adalah salah bentuk kurangnya menghargai diri sendiri. Dengan mendaki gunung, mudah-mudahan kamu tidak memiliki pemikiran itu lagi. 

Saat kamu berhasil sampai puncak, kamu akan tahu bahwa kamu bisa mencapai tujuan mu. Itu adalah salah satu bentuk penghargaan diri sendiri. 

Selain itu, mendaki gunung juga akan mengajarkan mu bahwa banyak yang lebih hebat/lebih baik dari mu. 

Kamu akan melihat pendaki lainnya yang lebih dari kamu. Disini, kamu akan belajar untuk tidak sombong.

8. Membuat hidup lebih positif

Hidup di zaman sekarang terkesan banyak racunnya. Netizen di sosial media itu banyak jahatnya. Untuk itu, cobalah mendaki gunung. 

Kamu akan bertemu dengan banyak orang yang positif. Mereka para pendaki yang ramah, senang membantu dan mencitai alamnya. 

Jika beruntung, kamu akan mendapatkan banyak pengalaman/cerita dari pendaki lainnya. Hal itu semacam recharge untuk hidup yang lebih positif.

9. Mendapatkan motivasi lebih

Banyak yang bilang, mendaki gunung itu candu. Hal itu terbilang logis karena pasti para pendaki tadi telah mendapatkan banyak manfaat dari aktivitas mendaki gunung, salah satunya motivasi lebih. 

Oleh karena itu, umumnya orang yang pernah mendaki gunung akan kembali mendaki gunung di kesempatan selanjutnya.

10. Mendekatkan diri kepada tuhan

Kita harus sadari bahwa semua kenikmatan (pemandangan, proses, pertemanan, pengalaman) saat mendaki gunung adalah pemberian tuhan yang maha pencipta. 

Mendaki gunung akan menemukan kamu beberapa rintanga seperti berkeringat dan kelelahan atau dingin dan menggigil. 

Tak jarang para pendaki tanpa sadar berdzikir menyebut nama tuhan, meminta bantuan serta menyebut nama-Nya karena bersyukur diberikan kenikmatan pemandangan.

11. Belajar mencintai alam

Aktivitas mendaki gunung tidak lepas kaitannya dengan alam. Saat sekarang, masih ada para pendaki yang tidak bijak, membuang sampah sembarangan misalnya. 

Orang-orang itu adalah contoh yang tidak baik karena tidak menghargai alam. Padahal meraka sudah menikmati apa yang alam beri kepadanya. Maka dari itu, sebagai pendaki yang bijak, kamu haruslah mentaati segala aturan yang ada. 

Dengan cara ini, kamu telah menghargai alam dan semoga nantinya masih bisa dinikmati sampai generasi berikutnya.

12. Belajar mandiri

Aktivitas di gunung itu terbatas. Kamu akan menjadi mandiri, saling tolong menolong dan beberapa hal yang dilakukan sendiri.  

Di gunung mungkin akan ada 3 hal yaitu Tuhan, alam dan diri sendiri. Walaupun, proses mendaki gunung dilakukan secara berkelompok akan tetapi tanggung jawab atas diri sendiri adalah mutlak. 

Untuk itu, kamu akan belajar mandiri.

12 Hal yang Harus Diketahui sebelum Mendaki Gunung

1. Mendaki gunung bersama rombongan. Jangan sendirian.

2. Jangan ikut-ikutan. Jika belum mampu, ada baiknya menunda keinginan.

3. Dilarang merusak alam (memetik bunga edelweis, buang sampah sembarangan, dll). Bisa masuk penjara.

4. Tahu informasi gunung yang akan didaki. Silahkan cari google atau bertanya ke orang yang sudah pernah.

5. Jangan percaya cerita mistis. Jika kamu percaya, maka kamu akan mulai parno.

6. Ajak satu orang yang berpengalaman. Yakinlah, orang ini akan sangat membantu.

7. Jangan berbicara kata-kata kotor. Sebelum mendapatkan akibatnya.

8. Minta izin ke keluarga. Wajib, biar tidak dikira kamu hilang.

9. Bawa identitas pribadi (KTP). Anstisipasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

10. Pemanasan. Meminimalisir cidera.

11. Mendaki ketika sudah siap (fisik, mental, perlengkapan). Santai/rileks namun penuh persiapan.

12. Jangan lupa berdoa. Semoga tuhan melindungi perjalanan kalian saat mendaki gunung.


12+ Tips Mendaki Gunung

#5 Tips Mendaki Gunung – saat sebelum pendakian

1. Melatih Fisik

Mendaki gunung adalah aktivitas yang membutuhkan kondisi fisik yang prima. 

Jika selama ini, kamu merasa fisik kamu tidak terlatih (jarang berolahraga), ada baiknya kamu mulai melakukan latihan ringan. 

Kamu bisa melatih fisik dengan cara lari pagi dan senam ringan secara rutin setiap harinya. Ketahui juga gunung yang akan kamu daki. 

Jika gunung itu medannya cukup berat, maka ada baiknya mempersiapkan fisik yang baik lagi. Melakukan latihan yang lebih keras. 

Fisik utama yang harus dilatih yaitu di bagian kaki karena jalur pendakian tidak mudah. 

Selain itu, kamu juga harus melatih keseimbangan badan karena ada beberapa jalur pendakian yang cukup berbahaya, misalnya: jalur pendakian yang sempit di samping jurang atau jalur pendakian dengan bebatuan yang mudah longsor.

Melatih Fisik

2. Mempersiapkan Perlengkapan/Peralatan dengan Matang

Perlengkapan mendaki gunung: tas carrier, sepatu gunung, kaos kaki, jaket, rain coat/poncho, senter/headlamp, kompor portable, makanan & minuman, sleeping bag, obat-obatan, tenda, matras, gps/kompas/peta jalur, alat memasak, pisau, kotak makanan, botol minuman, pisang/coklat/madu, batere/powerbank, sunblock, topi, kacamata hitam, sarung tangan, dll. Semua perlengkapan/peralatan hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan berlebihan.

Mempersiapkan Perlengkapan/Peralatan dengan Matang

3. Menjaga Kesehatan

Ketika kamu sudah mempersiapkan fisik, perlengkapan/peralatan mendaki gunung, hendaknya juga kamu menjaga kesehatan. 

Jangan sampai pada saat hari-hari menjelang pendakian, kondisi kesehatan mu menurun. 

Tips ini tidak hanya berlaku pada saat sebelum melakukan pendakian tetapi menjaga kesehatan penting juga saat melakukan pendakian dan saat turun pendakian gunung.

Menjaga Kesehatan

4. Mempersiapkan Konsumsi sesuai Kebutuhan

Hendaknya jangan berlebihan dalam menyiapkan konsumsi. Hitunglah kebutuhan konsumsi secara rasional. Paling utama adalah kebutuhan air. 

Contoh kebutuhan konsumsi. Misalnya, air minum 2 botol (@1,5 liter), mie atau nasi + lauk, roti, coklat/madu/cemilan. 

Menurut saya itu sudah sangat cukup dan merupakan kebutuhan konsumsi pokok saat mendaki gunung.

Mempersiapkan Konsumsi sesuai Kebutuhan
sumber: cadventura.com

5. Melakukan pemanasan

Sesaat sebelum memulai pendakian, sangat disarankan untuk melakukan pemanasan. Melakukan aktivitas fisik ringan seperti senam atau lari-lari kecil. 

Jika kamu telah melakukan latihan fisik jauh hari sebelum pendakian, seharusnya kamu sudah siap sekarang.

Melakukan pemanasan

#5 Tips Mendaki Gunung – saat melakukan pendakian

6. Mengetahui Cara Berjalan saat Proses Mendaki

Mendaki gunung merupakan proses berjalan kaki yang panjang. 

Ada baiknya kamu berjalan dengan cara sedikit melenturkan kaki dan tidak kaku saat kaki menapak di tanah. 

Walaupun lelah, hendaknya selalu fokus pada jalur/trek pendakian. Mulailah secara perlahan dan jangan terburu-buru pada saat awa memulai pendakian. Ingat selalu bahwa proses berjalan di pendakian masih panjang. 

Atur kecepatan konstan agar fisik mulai terbiasa. Atur juga pernafasan. Bernafaslah dengan mulut tertutup secara normal.

Mengetahui Cara Berjalan saat Proses Mendaki

7. Meminta Istirahat saat Lelah

Memaksakan diri saat melakukan pendakian bisa berakibat fatal. Mintalah berhenti sejenak dan berisitirahat jika kamu mulai lelah. 

Usahakan saat isitirahat di jalur pendakian tidak menghalangi pendaki lainnya. Jangan tidur-tiduran saat pendakian. 

Cukup duduk normal atau berdiri santai saja sudah cukup. Ketika isitirahat, usahakan juga tidak minum atau makan secara berlebihan. 

Hal ini malah membuat fisik mu semakin susah untuk terbiasa.

Meminta Istirahat saat Lelah

8. Selalu Semangat

Semestinya kamu tahu dari awal bahwa mendaki gunung itu cukup berat. Jangan mengeluh saat pendakian. 

Hal ini akan merusak suasana atau membuat teman pendaki mu merasa terganggu. 

Selalu semangat dan ingat bahwa semakin cepat sampai kamu di tujuan, semakin cepat pula kamu beristirahat.

Selalu Semangat

9. Membuang Sampah pada tempatnya

Kamu harusnya sudah tahu, jika membuang sampah sembarangan, tindakan itu akan merusak alam. 

Tentunya kamu tidak ingin pemandangan alam di gunung rusak oleh perilaku manusia tercela seperti ini. 

Kumpulkan dan bawalah sampah turun gunung. Jaga selalu kebersihan gunung supaya terus bisa dinikmati.

Membuang Sampah pada tempatnya

10. Mengkuti Instruksi/Peraturan yang berlaku

Umumnya sebelum melakukan pendakian, kamu akan medaftar di petugas gunung yang ada di dekat wilayah masuk. 

Biasanya, petugas akan memberi tahu beberapa hal mengenai aturan gunung tersebut atau ia akan memberikan mu lembaran aturan gunung yang akan kamu daki. 

Hendaknya, taatilah pertaturan atau instruksi yang telah diberikan demi keselamatan dan kenyamanan.

Mengkuti Instruksi/Peraturan yang berlaku

#2 Tips Mendaki Gunung – saat turun pendakian

11. Menjaga Keseimbangan Badan

Saat proses turun gunung, biasanya kondisi fisik sudah agak menurun dibandingkan saat mulai pendakian. Maka dari itu, walaupun capek/lelah kamu harus selalu sadar akan keseimbangan badan mu. 

Saat mendaki gunung, usahakan badan agak condong ke depan dan ke belakang secara bergantian mengikuti ritme alur pendakian. 

Jaga keseimbangan badan agar tidak tergelincir atau terguling di jalur pendakian.

Menjaga Keseimbangan Badan

12. Membawa Sampah turun Gunung

Semua sampah yang kamu hasilkan mestilah di bawa turun gunung. Jika kantong sampah mu masih ada tempat kosong atau belum penuh dan jika kamu peduli, kamu bisa memungut sampah yang ada di jalur pendakian. 

Jangan membakar sampah di gunung. Hal ini sangat berbahaya karena menimbulkan polusi atau bisa menyebabkan kebakaran hutan.

Membawa Sampah turun Gunung
sumber: phinemo.com

Tips tambahan lainnya

  • Jangan merokok. Tidak dipungkiri masih banyak sekali para pendaki yang tidak peduli akan hal ini. padahal banyak sekali teman-teman pendaki yang mendaki karena alasan ingin berolahraga dan ingin sehat. Akan tetapi, kalau di gunung juga bertemu dengan asap rokok, lalu orang yang ingin sehat ini harus kemana lagi. Terlebih, ada berita bahwa terjadi kebakaran di gunung karena asap rokok. Mau apapun alasannya, merokok di gunung adalah suatu tindakan yang sangat tidak bijak dan egois.
  • Jangan melakukan tindakan asusila. Dapat cerita dari beberapa teman pendaki kalau ada yang melakukan tindakan asusial di gunung. Tindakan asusilas yang dimaksud disini seprti melakukan hubungan badan bukan dengan pasangan halal. Selain berdosa hal ini sangat meresahkan para pendaki lainnya.


Kesimpulan/Penutup

Dalam mendaki gunung hendaknya utamakan keselamatan dan patuhilah aturan yang berlaku atau instruksi yang ada. 

Percuma kamu tahu tips mendaki gunung setelah membaca postingan ini tapi tidak diterapkan di lapangan. 

Jangan lupa untuk menikmati segala prosesnya dan mendapatkan sebanyak-banyaknya manfaat dari aktivitas mendaki kalian.

Demikian Tips Mendaki Gunung dari saya. Semoga postingan bermanfaat bagi teman-teman pembaca.

Jika ada pertanyaan, kritik, saran atau apapun terkait postingan ini, silahkan tulis pada kolom komentar di bawah. 

Jangan lupa juga bagikan postingan ini ke teman pendaki lainnya.

Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

6 Responses to "12+ Tips Mendaki Gunung untuk pemula"

  1. Widih ini nih salah satu mimpi saya yg belum terwujud. Pengen banget ngedaki, menikmati alam dan memuji ciptaan sang Maha Kuasa. Keren deh

    ReplyDelete
  2. Terima kasih banyak Admin atas tips mendakinya yang sangat berguna dan bermanfaat. Dengan menerapkan tips2 di atas, semakin yakin dan percaya diri untuk mendaki nih.

    ReplyDelete
  3. Ternyata bnyak juga ya yang perlu diketahui. Tapi semua itu gak pernah terfikirkan. Asal berangkat aja.

    Nice info. Thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe iyaaaa gan. gpp jg kalo asal berangkat asal ada temennya yg sudah ngerti. atau gunung yg mau didaki, medanya tidak terlalu sulit.

      sama-samaaa gan, kunjungi jg artikel lainnya.

      Delete

Show your thoughts, let me know if you were here.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel