Memahami Jenis Search Intent di Mesin Pencari

Search intent adalah tujuan akhir dari seseorang yang menggunakan mesin pencari. 

Search intent juga bisa diartikan sebagai alasan mengapa orang melakukan pencarian tertentu.

Misalkan jika anda mengetik “Kamera Analog Murah” di Google, maka yang akan muncul kemungkinan besar adalah toko online yang menjual Kamera Analog bukan artikel atau blog mengenai Kamera Analog Murah (walaupun kemungkinannya tetap ada). 

Hal ini bergantung pada jenis produk yang dicari apakah sudah ada toko mayor yang menjual atau belum.

Memahai Tujuan Pencarian Google
4 Macam-macam Search Intent atau Tujuan Pencarian

Hal ini membuktikan bahwa Google mengetahui maksud kita mengetik keyword tersebut.

Oleh karena, itu dalam menentukan keyword anda harus memperhatikan search intent dari keyword tersebut. 

Ada keyword pokok yang dicari oleh banyak orang pada umumnya, tapi sama sekali tidak berguna. 

Ada juga keyword yang volumenya sedikit, tapi nilainya tingggi. Keyword ini pada nantinya akan digunakan orang saat mencari sesuatu pada mesin pencari seperti Google.

Jadi Search Intent ini sangat penting terutama bagi kalian yang berprofesi sebagai content writer atau content creator atau sejenis pekerjaan lainnya.

Dengan cara ini waktu dan usaha yang kalian keluarkan tidak menjadi sia-sia, minimal anda tahu bahwa yang sedang anda kerjakan mempunyai nilai.

Search intent terdiri dari 4 jenis. Yang perlu diperhatikan adalah anda harus memilih keyword dengan memperhatikan search intent karena ini yang akan menentukan banyaknya pengunjung pada konten anda. Simak ulasan di bawah ini untuk 4 jenis search intent.

4 Jenis Search Intent yang perlu anda ketahui

1. Search Intent Informational

Search intent yang pertama yaitu informational. Search intent ini digunakan seseorang yang bertujuan untuk mencari informasi. 

Banyak orang yang menggunakan pencarian yang spesifik. Seperti contohnya “penemu kamera pertama kali” atau hanya sekedar ingin mengetahui sebuah topik seperti “cara memakai kamera disposable”, "cara membuat blog", dll.

Intent informational merupakan keyword yang paling banyak volumenya dibandingkan dengan keyword lain. Oleh karena itu, banyak sekali website yang berisi informasi di internet. 

Namun, Google saat ini sudah memiliki fitur yang bernama quick answer box. Fitur ini memberikan jawaban secara langsung pada seseorang yang menggunakan keyword berjenis informational intent tanpa mengunjungi website manapun. 

Fitur ini jelas akan mengurangi pengunjung website yang menggunakan informational intent.

Tipsnya jika anda ingin bermain pada search intent informational dan anda dalam posisi baru mulai, coba targetkan pada keyword low competition tetapi mempunyai volume yang tinggi. 

Lebih baik lagi, kalau anda bisa mempertimbangkan persaingan domain untuk keyword tersebut dan nilai cpc yang disediakan. Cara ini bisa anda lakukan dengan tools yang ada, baik gratis atau premium tool.

2. Search Intent Navigational

Search intent yang kedua yaitu navigational. Hal utama yang harus diingat pada search intent navigational adalah pencari sedang mencari web/brand tertentu. 

Mereka sudah tahu ke mana mereka ingin pergi. Bagi mereka mungkin lebih cepat dan lebih mudah untuk menggunakan Google daripada mengetikkan sendiri URL ke bilah alamat. 

Mereka juga mungkin tidak yakin dengan URL yang tepat. Contohnya yaitu “web bukalapak”, “tokopedia”, “shopee”, ataupun “twitter” di mesin pencari.

Meskipun tidak sebesar informational intent, navigational juga memiliki volume yang tinggi. 

Namun meskipun seperti itu, keyword dengan type ini tidak berguna (untuk blogger/publisher), karena seseorang mengetikkan keyword seperti ini di Google hanya numpang mencari saja. Jadi anda harus menghindari keyword ini.

Catatan: anda tetap bisa bermai search intent navigational dengan cara mengincar long tail keyword. 

3. Search Intent Transactional

Selanjutnya yaitu search intent transactional. Pada serach intent transactional, para pencari melakukan pencarian untuk melakukan pembelian. 

Mereka sudah dalam mode akan membeli. Kemungkinan besar, mereka sudah tahu apa yang ingin mereka beli.

Mereka mengetikkan suatu keyword untuk mencari tempat dan membelinya. Misalnya “roll film murah” atau “beli kamera analog jogja”. 

Orang yang menggunakan keyword seperti ini sudah jelas mempunyai tujuan untuk membeli roll film atau kamera analog.

Meskipun volumenya kecil, tapi konversinya besar. Pencarian semacam ini juga biasanya memiliki nilai cpc adsense yang mahal.

Namun, tentunya keyword type ini memiliki saingan yang besar karena banyak sekali toko online yang menjual produk-produk dengan keyword ini. Tapi, hal ini kembali lagi ke keyword yang kalian incar karena terkadang tidak semua orang sadar akan suatu potensial untuk sebuah produk yang tidak ramai dibicarakan.

4. Search Intent Commercial Investigation

Search intent yang terakhir yaitu commercial investigation. Pada search intent investigation, pencari ingin membeli produk atau layanan tertentu tetapi belum yakin mengenai penyedia produk atau layanan yang tepat untuk mereka. 

Mereka kemungkinan besar mencari ulasan dan perbandingan. Mereka masih mempertimbangkan berbagai pilihan yang ada. Contohnya adalah “review roll film”, “kamera film terbaik”, atau “kamera analog vs kamera digital” yang umum digunakan.

Seperti yang kita tahu 4 jenis keyword mempunyai banyak saingan.

Semua kembali lagi ke pengetahuan dan angel yang dituju oleh seorang publisher. Keyword terbaik adalah keyword yang menjawab permasalahan banyak orang dan yang pastinya anda mampu untuk menjawab hal tersebut.

Selain itu, agar website/blog anda banyak dikunjungi orang, ada baiknya jika anda mulai dengan mengincar semua jenis search intent, lalu lakukan evaluasi dan lihat menurut anda yang mana search intent yang paling cocok untuk anda. 

Selanjutnya, anda kembangkan pada search intent tersebut sampai bila perlu anda menguasai berbagai keyword untuk suatu search intent.

Oke, sekian dulu untuk pembahasan mengenai Macam-macam Search Intent yang ada pada mesin pencari. Semoga informasi ini menambah pengetahuan untuk pembaca.

Jangan lupa share dan berkomentar. Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Memahami Jenis Search Intent di Mesin Pencari"

Post a Comment

Show your thoughts, let me know if you were here.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel